Daftar ISI BMC

open all | close all

Ingin tanya sesuatu tentang pelajaran Biologi? Klik aja link di bawah ini!

Ingin berlangganan artikel BMC?

Daftarkan email Anda. Notifikasi akan dikirim setiap ada artikel baru.

Masukkan email Anda:

Delivered by FeedBurner

     Science Blogs Protected by Copyscape Online Plagiarism Tool

Sistem Koordinasi : Indera (4)

ID MOBILETABLETS HONOR3C SET1 468x60 08082014 Sistem Koordinasi : Indera (4) Sistem Koordinasi : Indera (4)

BMC – Semua penyebab perubahan dalam tubuh kita dikenal dengan rangsang. Rangsang dapat dibedakan mejadi dua, yaitu:
1.    Rangsang dari luar       :  berupa bau, asin, manis, cahaya, kelembaban, tekanan, gaya berat, dan lain sebagainya.
2.    Rangsang dari dalam    : berupa lelah, haus, nyeri, kenyang, pusing, dan lain sebagainya.
Umumnya rangsang akan diterima oleh alat tubuh yang khusus menerima rangsang, yaitu indera atau disebut juga reseptor. Reseptor yang bertugas sebagai penerima rangsangan dibedakan menjadi:
1.    Eksteroseptor (reseptor luar), yaitu organ tubuh yang mampu menerima rangsangan dari luar, misalnya mata, telinga, hidung, dan lain sebagainya.
2.    Interoseptor (reseptor dalam), yaitu organ tubuh yang mampu menerima rangsangan dari dalam tubuh sendiri, misalnya rasa lapar, haus.
Berikut ini akan dibahas beberapa reseptor yang penting, yaitu:
1.     Kinestesis
2.     Indera Peraba
3.     Indera Pengecap dan Pembau
4.     Indera Pendengar
5.     Indera Penglihat

1.    Kinestesis
Kinestesis adalah indera yang terdapat pada otot, tulang, dan sendi. Indera ini termasuk proprioreseptor. Kinestesis dapat membantu koordinasi sikap tubuh. Misalnya kita dapat memakai baju walaupun mata tertutup.

2.    Indera Peraba
Indera peraba disebut tangoreseptor/mekanoreseptor dan terdapat di kulit. Ini semua merupakan eksteroseptor, sedangkan yang terdapat di dalam tubuh sebagai intereseptor adalah yang dapat merasakan haus, lapar, dan lain sebagainya. Indera peraba dan perasa tersebar di seluruh permukaan kulit, tetapi tidak sama banyak. Pada ujung jari terdapat amat banyak, demikian pula pada telapak tangan, telapak kaki, bibir, dan alat kelamin.

Pada kulit bagian dermis terdapat indera yang digunakan untuk menerima berbagai rangsangan:

  • ujung saraf bebas: menerima rangsang nyeri / sakit
  • korpuskel Meissner: menerima rangsang sentuhan
  • korpuskel Paccini : menerima rangsang tekanan
  • korpuskel Ruffini: menerima rangsang panas
  • korpuskel Krausse: menerima rangsang dingin

skin cross section Sistem Koordinasi : Indera (4)

Penampang kulit manusia
3.     Indera Pengecap (lidah) dan Pembau (hidung)
Pengecap adalah indera yang berfungsi untuk menangkap rangsangan senyawa kimia yang larut dalam air, sedangkan indera pembau menangkap zat-zat kimia yang menguap (hidung). Keduanya termasuk kemoreseptor.
Indera pengecap terdapat di lidah, berupa puting-puting pengecap yang dapat dibedakan atas bagian-bagian:
a.    tepi depan untuk rasa manis
b.    belakang untuk rasa pahit
c.    samping untuk asam
d.    depan untuk rasa asin

lidah Sistem Koordinasi : Indera (4)
Penampang lidah

tongue with taste bud Sistem Koordinasi : Indera (4)
Bentuk puting pengecap pada lidah

olfactory nerve to brain thumb Sistem Koordinasi : Indera (4)
Skema penampang hidung manusia

Pages: 1 2 3

229 comments to Sistem Koordinasi : Indera (4)

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>