Reproduksi Sel (2) : Amitosis dan Mitosis (plus video animasi)
Artikel ini telah dibaca 7,397 kali
Reproduksi sel bertujuan untuk menambah jumlah dan jenis sel, atau membentuk sel-sel lain dengan tujuan tertentu. Ada tiga jenis pembelahan sel, yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis.
Pembelahan Amitosis
Pembelahan amitosis merupakan pembelahan sel yang tidak melalui urutan tahap-tahap tertentu. Pada pembelahan ini nukleus langsung membelah menjadi dua lalu didistribusikan pada sel anak tanpa didahului oleh pembentukan benang spindel, peleburan membran inti, penampakan kromosom, atau ciri lain. Contoh pembelahan ini terjadi pada bakteri, Amoeba, Paramecium, atau alga biru.
Pembelahan Mitosis
Pembelahan mitosis merupakan pembelahan sel yang melalui tahap-tahap pembelahan tertentu, yaitu: profase, metafase, anafase, dan telofase (PMAT). Pembelahan ini memiliki ciri sebagai berikut:
- terjadi pada pembelahan sel tubuh (somatis)
- bertujuan untuk pertumbuhan dan regenerasi
- menghasilkan dua sel anak yang identik dengan sel induk semula (diploid menjadi diploid/haploid menjadi haploid)
- berlangsung dalam satu kali PMAT
Tahap-tahap yang berlangsung pada pembelahan mitosis adalah sebagai berikut:
Agar lebih jelas perhatikan video tentang pembelahan mitosis berikut ini:
Siklus sel
Di antara mitosis pertama dan mitosis berikutnya terdapat interfase. Saat interfase sel tidak membelah melainkan aktif melakukan metabolisme untuk pertumbuhan dan pembentukan energi untuk pembelahan mitosis berikutnya. Interfase tidak termasuk dalam tahap PMAT dan dibedakan dalam tiga tahap, yaitu:
- G1 (gap 1) : merupakan akhir mitosis dan awal sintesis (presintesis), pada fase ini sel mulai tumbuh membesar
- S (sintesis) : terjadi duplikasi organel dan sintesis DNA, pada tahap ini sel aktif melakukan metabolisme, tumbuh, dan berkembang
- G2 (gap2) : merupakan akhir fase sintesis (postsintesis) dan awal dari mitosis berikutnya
Demikian seterusnya, setelah selesai melakukan pembelahan pada tahap mitotik, sel akan masuk interfase, dilanjutkan mitosis lagi, dan seterusnya. Hampir pada setiap kasus misalnya pembelahan sel untuk penyembuhan luka (regenerasi), sel akan berhenti membelah manakala luka telah sembuh. Itulah salah satu kehebatan sel. Tahu kapan harus membelah, dan tahu kapan harus berhenti. Sel yang tahu diri untuk berhenti dari pembelahan akan masuk ke fase G0 atau fase stationer. Pada tahap ini sel tidak akan melakukan pembelahan. Jika terjadi luka, sel segera memasuki fase G1 untuk melakukan pembelahan. Sel yang tidak tahu diri, harusnya masuk G0 tetapi nekat masuk ke G1, itulah yang disebut sel tumor atau kanker.
Komentar Facebookers
-
-
-
-
-
#8 written by Fany 1 year ago
-
Mbak Fany, jawabnya sebenarnya singkat dan sederhana. Tapi asumsi berikut harus dipahami:
1. Sebelum berlangsung pembelahan sel (mitosis) sebenarnya telah terjadi duplikasi ADN dan organel sel yang nanti akan didistribusikan pada sel anak
2. Duplikasi organel dan sintesis DNA, proses metabolisme, tumbuh, dan berkembangnya sel terjadi saat interfase terutama fase S.
3. Fase G2 merupakan akhir fase sintesis (postsintesis) dan awal dari mitosis berikutnya jika sel hendak kembali melakukan pembelahan mitosis.
Jadi jawaban atas pertanyaan tersebut: bila pada G1 jumlah DNA adalah N, maka logikanya jumlah DNA pada G2 adalah 2N karena telah mengalami duplikasi pada fase S dan telah masuk fase G2 untuk persiapan mitotik berikutnya.
Terus terang pertanyaan itu aneh. Jika jumlah DNA adalah N, sebenarnya tidak ada fase apa pun lanjutan dari kondisi tersebut. Sebab sel yang kromosomnya N umumnya merupakan hasil pembelahan meiosis yang tidak dirancang untuk membelah lagi. Contohnya: tidak ada sperma atau ovum yang membelah lagi. Itu sebabnya pada meiosis tidak ada interfase.
Semoga membantu.
-
-
#10 written by Easy Speak 1 year ago
Nice posting buddy…I love to read it…I love your blog. Thanks for sharing..
I would like to share good news also. Here you:English Teachers Urgently Required !!!
A fast-growing National English Language Consultant is hunting for professional English Tutors with the following qualifications:
i. Competent, Experienced, or Fresh Graduate
ii. Proficient in English both spoken & written
iii. Friendly, Communicative, & Creative
iv. Available for being placed in one of the following branches:a. Denpasar, Jln. HOS Cokroaminoto No 66 Block B, C, D Denpasar, Telp: 0361-422335
b. Pekanbaru, Jln. Ahmad Yani No 187 Kel. Tanah Datar 28000 Pekanbaru, Telp: 0761-7641321
c. Batam, Graha Pena Building 5th Floor, Suite 510, Jln. Raya Batam Centre, Batam, Telp: 0778-460785
d. Balikpapan, BRI Building 8th Floor, Jln. Jend. Sudirman No 37 Klandasan BalikpapanTelp: 0542-737537
e. Makassar, Graha Pena Building 8th Floor, Suite 807,809-812, Jln. Urip Sumoharjo, No 20 Makassar, Telp: 0411-451510
f. Medan, Visit http://www.easyspeak.co.id
g. Banjarmasin, Visit http://www.easyspeak.co.idIf you meet the qualifications above, please send your resume to the address you are applying for or to our email: easyspeak.recruitment@gmail.com within 2 (two) weeks after this advertisement.
Visit http://www.easyspeak.co.id for further information about our company.
- Comment Feed for this Post
- Penemu kromosom manusia ternyata orang Indonesia
- Bioteknologi (5) : Membuat insulin dengan bantuan E. coli
- Mencoba membuat forum malah kena suspend!
- 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
- Bioteknologi (2) : Teknologi Cloning untuk menciptakan makhluk hidup tanpa perkawinan + video
- Bioteknologi (1) : Konsep dasar dan perkembangan
- Contoh soal Hukum Hardy-Weinberg untuk menghitung frekuensi gen alela ganda (golongan darah)
- Perubahan peraturan SNM-PTN 2011/2012
- Foto-foto Spesies Baru
- Asal-usul kehidupan : Evolusi Organik (2)









uisu medan,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,