Menumbuhkan kuping pada cawan petri dengan stem cell

Posted on
Posting ini sudah dibaca 4066 kali

Inilah salah satu contoh kemajuan pesat di bidang Biologi. Sejak ditemukannya potensi stem cell (sel bakal/sel calon/sel punca) yang memiliki kemampuan untuk tumbuh berdiferensiasi menjadi berbagai jaringan dan organ, tampaknya muncul harapan baru bagi para penyandang cacat untuk bisa tampil normal kembali. Dengan bantuan stem cell ini berbagai cacat tubuh dapat dibuatkan organ aslinya, kemudian dicangkokkan kembali. Alhasil tidak ada lagi cacat organ, karena semua organ bakal kembali normal bentuk dan fungsinya.

Dalam perkembangannya stem sel ini bisa digunakan pula untuk pengobatan penyakit yang hingga sekarang belum bisa disembuhkan, misalnya penyakit autoimun, seperti lupus, artritis reumatoid, dan diabetes tipe 1. Bisa juga untuk pengobatan penyakit degeneratif seperti stroke, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer. Pada penyakit degeneratif terjadi beberapa kerusakan atau kematian sel-sel tertentu sehingga bermanifestasi klinis sebagai suatu penyakit. Pada keadaan ini stem cell yang telah dimanipulasi ditransplantasi ke dalam tubuh pasien agar stem cell tersebut dapat berdiferensiasi menjadi sel-sel organ tertentu yang menggantikan sel-sel yang telah rusak atau mati akibat penyakit degeneratif tersebut.

Apa itu stem cell?

Stem cell atau sel punca adalah sel yang tidak/belum mengalami spesialisasi dan mempunyai 2 sifat:

  • Kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi sel lain. Stem cell mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel, misalnya sel saraf, sel otot jantung, sel otot rangka, sel pankreas, dan lain-lain.
  • Kemampuan untuk memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri (self-regenerate). Dalam hal ini stem cell dapat membuat salinan sel yang persis sama dengan dirinya sendiri melalui pembelahan sel.

Ada banyak jenis stem cell yang ditemukan dalam berbagai jaringan tubuh misalnya:

  • Zygote terutama pada tahap sesaat setelah sperma membuahi ovum
  • Embryonic stem cell yang terdapat pada blastocyst (embrio yang terdiri dari 50 – 150 sel, kira-kira hari ke-5 setelah pembuahan).
  • Fetus atau janin
  • Stem cell darah tali pusar. Diambil dari darah plasenta dan tali pusar segera setelah bayi lahir.
  • Adult stem cell yang diambil dari jaringan dewasa, misalnya dari sumsum tulang, susunan saraf pusat, adiposa (jaringan lemak), otot rangka,atau  pankreas. Adult stem cell mempunyai sifat plastis, artinya selain berdiferensiasi menjadi sel yang sesuai dengan jaringan asalnya, juga dapat berdiferensiasi menjadi sel jaringan lain, misalnya: neural stem cell dapat berubah menjadi sel darah, atau stromal stem cell dari sumsum tulang dapat berubah menjadi sel otot jantung, dan sebagainya.

Sebagai contoh yang gampang perhatikan gambar berikut. Gambar di bawah adalah salah satu jenis stem cell dari embrio. Perhatikan bahwa pada tahap blastula terdapat stem cell yang memiliki sifat pluripotensi. Pluripotensi berarti memiliki kemampuan atau potensi untuk berubah menjadi sel atau jaringan lain. Oleh karena itu stem cell ini bisa ditumbuhkan menjadi sel-sel darah (hematopoetik), menjadi jaringan saraf, atau jaringan ikat.

Pada sebuah percobaan, ternyata stem cell dewasa milik tikus dan stem cell dewasa dari manusia menunjukkan kemampuan yang sama dalam meregenerasi jaringan yang rusak. Perhatikan gambar di bawah. Baik stem cell tikus maupun stem cell manusia sama-sama mampu melakukan regenerasi terhadap otot jantung tikus yang rusak.

Contoh penerapan manfaat stem cell

Karena kemampuannya untuk berubah menjadi jaringan lain dan berkembang menjadi organ, maka stem cell bisa ditumbuhkan secara invitro untuk membentuk organ tertentu. Perhatikan foto di bawah ini. Itu adalah daun telinga manusia dari stem cell yang ditumbuhkan secara invitro pada cawan agar yang berisi nutrisi. Setelah tumbuh sempurna, daun telinga ini akan dicangkokkan kembali pada sang donor stem cell semula.

Stem cell juga bisa digunakan untuk menyembuhkan kebutaan karena kerusakan makular. Foto berikut adalah sel epitelial yang ditumbuhkan dari stem cell telah siap diinjeksikan untuk menyembuhkan kebutaan .

Gravatar Image
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru / tentor pelajaran Biologi SMA. Ia juga seorang blogger aktif yang telah banyak menulis berbagai tutorial tentang blogging, komputer, dan teknologi. Karena kesibukannya mengurusi berbagai bisnis online, ia telah beristirahat dari kegiatan mengajar. Namun karena kecintaannya terhadap pelajaran Biologi, ia masih menyempatkan diri mengelola Biologi Media Centre ini.