Daftar ISI BMC

open all | close all

Ingin tanya sesuatu tentang pelajaran Biologi? Klik aja link di bawah ini!

Ingin berlangganan artikel BMC?

Daftarkan email Anda. Notifikasi akan dikirim setiap ada artikel baru.

Masukkan email Anda:

Delivered by FeedBurner

     Science Blogs Protected by Copyscape Online Plagiarism Tool

Daftar lengkap berbagai Vitamin

ID MOBILETABLETS HONOR3C SET1 468x60 08082014 Daftar lengkap berbagai Vitamin Daftar lengkap berbagai Vitamin

image thumb45 Daftar lengkap berbagai VitaminBMC – Vitamin adalah zat-zat organik komplek yang dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil dan pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Oleh karena itu sering bersumber dari makanan. Vitamin termasuk kelompok zat pengatur petumbuhan dan pemeliharaan kehidupan. Tiap vitamin mempunyai tugas spesifik dalam tubuh. Karena vitamin adalah zat organik maka vitamin dapat rusak karena penyimpanan dan pengolahan yang tidak tepat.

1. Fungsi vitamin

Vitamin berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolisme energi, pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, pada umumnya sebagai koenzim atau sebagai bagian dari enzim. Sebagian besar koenzim dapat bentuk apoenzim, yaitu vitamin yng terikat dengan protein. Hingga sekarang fungsi biokimia beberapa jenis vitamin belum diketahui dengan pasti.

2. Vitamin dalam makanan

Kontribusi suatu jenis makanan terhadap kandungan makananan sehari-hari bergantung pada jumlah vitamin yang semula terdapat dalam makanan tersebut, jumlah yang rusak saat panen atau penyembelihan, penyimpanan, pemrosesan, dan pemasakan. Pada tahap pemrosesan dan pemasakan banyak vitamin yang hilang bila menggunakan suhu tinggi, permukaan makanan bersentuhan dengan udara, dan menggunakan bahan alkali (basa). Vitamin yang terpengaruh dalam hal ini adalah yang rusak oleh panas, oksidasi, dan proses ketengikan.

Kehilangan vitamin dalam pemasakan dapat dicegah dengan cara:

  1. Menggunakan suhu tidak terlalu tinggi
  2. Waktu memasak tidak terlalu lama
  3. Menggunakan air pemasak sedikit mungkin
  4. Menggunakan pemotong yang tajam dan dan potongan tidak terlalu halus
  5. Panci memasak ditutup
  6. Tidak menggunakan bahan alkali dalam pemasakan
  7. Sisa air perebus digunakan untuk masakan lain
  8. image thumb46 Daftar lengkap berbagai Vitamin

      A. Vitamin larut dalam lemak (A, D, E, K)

      Setiap vitamin larut dalam lemak A, D, E, dan K mempunyai peranan tertentu dalam tubuh. Sebagian vitamin larut lemak diabsorsi bersama lemak lain. Absorsi membutuhkan cairan empedu dan pankreas. Vitamin larut lemak diangkut ke hati melalui sistem limfe sebagai bagian dari lipoprotein, disimpan di berbagai jaringan tubuh dan biasanya tidak dikeluarkan melalui urin.

      Vitamin A

      Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang pertama ditemukan. Secara luas, vitamin A merupakan nama genetik yang menyatakan semua retinoid dan prekursor atau provitamin A atau karotenoid yang mempunyai aktivitas bilogik sebagai retinol. Vitamin A esensial untuk pemeliharaan kesehatan dan kelangsungan hidup dan kesehatan mata. Disamping itu kekurangan vitamin A meningkatkan resiko anak terhadap penyakit infeksi seperti penyakit saluran pernafasan dan diare, meningkatkan angka kematian karena campak, serta menyebabkan keterlambatan pertumbuhan dan rabun senja.

      Sifat kimia

      Vitamin A adalah suatu kristal alkohol berwarna kuning dan larut dalam lemak. Dalam vitamin A biasanya terdapat dalam bentuk ester retinil, yaitu terikat dalam asam lemak rantai panjang. Dalam tubuh, vitamin berfungsi dalam beberapa bentuk kimia aktif: retinol (betuk alkohol), retinal (alheida), dan asam retinoal (bentuk asam). Retinol bila dioksidasi berubah menjadi retinal dan retinal dapat kembali direduksi menjadi retinol. Selanjutnya dapat dioksidasi menjadi asam retionat.

      Vitamin A tahan terhadap panas cahaya, alkali, dan oksidasi. Ketersediaan biologik vitamin A meningkat dengan kehadiran vitamin E dan antioksidan lain. Bentuk aktif vitamin A terdapat dalam pangan hewani. Pangan nabati mengandung karotenoid yang merupakan prekursor (provitamin A). Beta-karoten adalah bentuk provitamin paling aktif, yang terdiri atas dua molekul retinol saling berkaitan. Karetanoid paling banyak terdapat paling banyak terdapat dalam sayuran berwana hijau tua.

      Absorsi, transportasi, dan metabolisme

      Vitamin A dalam makanan sebagian besar terdapat dalam bentuk eter esensial retinil, bersama karotenoid bersama lipida lain dalam lambung. Dalam sel-sel mukosa usus halus, ester retinil dihiddrolisis oleh enzim-enzim pankreas esterase menjadi retinol yang lebih efesien diabsorbsi daripada ester retinil. Sebagian karotenoid, terutama beta karoten di dalam sitoplasma sel mukosa usus halus dipecah menjadi retinol.

      Dalam usus halus retinol bereaksi dengan asam lemak dan membentuk ester dan dengan bantuan cairan empedu menyebrangi sel-sel vili dinding usus halus untuk kemudian diangkut oleh kilomikron melalui sistem limfe ke dalam aliran darah menuju hati. Hati merupakan tempat penyimpanan terbesar vitamin A dalam tubuh.

      Bila tubuh memerlukan, vitamin A dimobilasi dari hati dalam bentuk retinol yang diangkut oleh Retinol Binding-Protein (RBD) yang disintesis oleh hati. Pengambilan retinol oleh berbagai sel tubuh bergantung pada resepton permukaan membran yang spesifik oleh RBP. Retinol kemudian diangkut melalui membran sel untuk kemudian diikatkan pada Celluler Retinol Binding-Protein (CRBD) dan RBP kemudian dilepaskan. Di dalam sel mata retinol berfungsi sebagai retinal dan dalam sel epitel sebagai asam retinoat.

      Fungsi:

      1. Penglihatan, suplentasi vitamin A dapat memperbaiki penglihatan yang kurang bila itu disebabkan kekurang vitamin A.
      2. Diferensi sel, terjadi bila sel tubuh mengalami perubahan dalam sifat atau fungsi semulanya.
      3. Fungsi kekebalan, vitamin A berpengaruh terhadap kekebalan tubuh manusia dan hewan.
      4. Pertumbuhan dan perkembangan, vitamin A berpengaruh terhadap sintesis protein, dengan demikian terhadap pertumbuhan sel.
      5. Reproduksi, kebutuhan vitamin A selama hamil meningkat untuk kebutuhan janin dan persiapan induk untuk menyusui.
      6. Pencegahan kanker dan penyakit jantung.
      7. Pembentukan sel darah merah.

        Sumber

        • Sumber vitamin A: hati,kuning telur (dalam lemaknya), dan mentega margarin.
        • Sumber karoten: sayuran berwarna hijau tua dan buah yang berwarna kuning-jingga.

        Akibat kekurangan vitamin A:

        1. Kurang energi protein
        2. Penyakit hati
        3. Beta lipoprotenimia
        4. Gangguan absorsi karena kekurangan empedu

        Akibat kelebihan vitamin A

        • Pada orang dewasa: pusing, rasa nek, rambut rontok, kulit mengering dll.
        • Pada bayi : pembesaran kepala, hidrosefalus, dan mudah tersinggung.

        Vitamin D

        Vitamin D mencegahdan menyembuhkan riketsia, yaitu dimana penyaklit penyakit tulang tidak mampu melakukan kalsifikasi (penumpukan kalsium/penulangan). Vitamin D dapat dibentuk tubuh terutama di kulit dengan bantuan sinar matahari. Bila tubuh cukup mendapat sinar matahari maka konsumsi vitamin D dari makanan tidak terlaluu dibutuhkan. Karena dapat disintesis dalam tubuh, vitamin D dapat dikatakan bukan vitamin, tapi suatu prohormon. Bila tubuh tidak tidak cukup mendapat sinar matahari, vitamin perlu dipenuhi melalui makanan.

        Absorsi, transportasi, dan penyimpanan

        Pages: 1 2 3

        81 comments to Daftar lengkap berbagai Vitamin

        Leave a Reply

          

          

          

        You can use these HTML tags

        <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>