Inilah bakteri penyebab jerawat

Posted on
Posting ini sudah dibaca 14162 kali

Pada umumnya jerawat terjadi pada masa pubertas. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon saat masa puber. Beberapa jenis hormon menyebabkan glandula cebacea yang menghasilkan minyak pada kulit wajah menjadi lebih aktif, akibatnya produksi cebum (minyak) pada wajah juga meningkat. Banyaknya minyak pada wajah ini berpotensi mengikat debu, kotoran, dan bakteri penyebab jerawat, yang menyumbat pori-pori kelenjar minyak.

proses terbentuknya jerawat

Bila pada pori-pori yang tersumbat ini tumbuh dan berkembang bakteri penyebab jerawat, umumnya dari spesies Propionibacterium acnes, maka bakteri ini akan melepaskan sejenis iritan yang menyebabkan iritasi pada kulit. Karena rangsang bahan iritan tersebut, jaringan kulit akan melepaskan histamin yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Akibatnya kulit menjadi merah dan membengkak. Infeksi yang terjadi juga menyebabkan terbentuknya nanah, sebagai akibat bentuk perlawanan sistem imun tubuh untuk menetralkan iritan yang dihasilkan oleh bakteri tersebut serta memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

Propionibacterium acnes, bakteri penyebab jerawat

Propionibacterium acnes termasuk kelompok Corynebacteria. Bakteri ini sebenarnya termasuk flora normal kulit. Bakteri ini tumbuh relatif lambat, termasuk tipe bakteri anaerob gram positif yang toleran terhadap oksigen. Genome dari bakteri ini telah diteliti dan sebuah penelitian menunjukkan bahwa beberapa gen bakteri tersebut dapat menghasilkan enzim untuk meluruhkan kulit dan protein, yang mungkin bersifat immunogenic (mampu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh).

Berikut ini klasifikasi bakteri Propionibacterium acnes

  • Kingdom : Monera
  • Phylum : Actinobacteria
  • Class : Actinobacteriadae
  • Ordo : Actinomycetales
  • Family : Propionibacteriaceae
  • Genus : Propionibacterium
  • Spesies : Propionibacterium acnes

Berikut ini adalah foto bakteri Propionibacterium acnes

Propionibacterium acnes

Propionibacterium acnes berbentuk batang tak teratur yang tampak pada pewarnaan gram positif. Bakteri ini dapat tumbuh di udara dan tidak menghasilkan endospora, dapat berbentuk filamen bercabang atau campuran antara bentuk batang/filamen dengan bentuk cocoid. Bakteri penyebab jerawat ini bersifat aerob atau anaerob fakultatif, bisa juga mikroaerofilik atau anaerob.

Sekedar tips untuk menghindari agar kamu tidak jerawatan, caranya begini:

  • hindari paparan matahari langsung
  • gunakan masker/pelindung wajah bila naik motor
  • sering-sering cuci wajah dengan facial wash yang baik
  • kurangi konsumsi makanan berlemak atau pedas
  • perbanyak makan sayur dan minum air putih
  • relaks aja, usahakan tidak stress

Namun jika jerawat tetep nekat berdemo di wajah kamu, maka kamu harus menggunakan perawatan jerawat untuk mengurangi produksi minyak, mengatasi jerawat, dan menghilangkan flek bekas jerawat. Klik di sini kalau pingin tahu.

Gravatar Image
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru / tentor pelajaran Biologi SMA. Ia juga seorang blogger aktif yang telah banyak menulis berbagai tutorial tentang blogging, komputer, dan teknologi. Karena kesibukannya mengurusi berbagai bisnis online, ia telah beristirahat dari kegiatan mengajar. Namun karena kecintaannya terhadap pelajaran Biologi, ia masih menyempatkan diri mengelola Biologi Media Centre ini.