Daftar ISI BMC

open all | close all

Ingin tanya sesuatu tentang pelajaran Biologi? Klik aja link di bawah ini!

Ingin berlangganan artikel BMC?

Daftarkan email Anda. Notifikasi akan dikirim setiap ada artikel baru.

Masukkan email Anda:

Delivered by FeedBurner

     Science Blogs Protected by Copyscape Online Plagiarism Tool

Asal-usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

banner thera network Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Sampai sekarang belum ada seorangpun yang berhasil memecahkan masalah bagaimana asal kehidupan di bumi ini. Banyak teori atau faham yang diajukan, tapi sampai sekarang belum memberikan jawaban yang memuaskan. Usaha manusia untuk mengetahui bagaimana dan darimana asal kehidupan sudah dimulai sejak jaman Yunani kuno, tetapi kebanyakan hanya berupa mitos.

Beberapa teori yang pernah diajukan untuk menjawab permasalahan tersebut diantaranya adalah:

  1. Teori Kreasi Khas (Special Creation) : menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh suatu zat supranatural
  2. Teori Mantap : menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal-usul (keadaan mantap)
  3. Teori Kosmozoan : menyatakan bahwa kehidupan berasal dari spora kehidupan yang datangnya dari luar angkasa
  4. Teori Generatio Spontanea : menyatakan bahwa makhluk hidup tercipta secara mendadak (spontan).
  5. Teori Abiogenesis : menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup. (Teori ini sering rancu dengan Generatio Spontanea, sehingga sering dikatakan bahwa menurut teori Abiogenesis makhluk hidup berasal dari benda tak hidup yang terjadi secara spontan. Sebenarnya ini dua teori yang berbeda)
  6. Teori Biogenesis : menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya
  7. Teori Naturalistik/Evolusi Organik/Neoabiogenesis/Oportunistik : menyatakan bahwa kehidupan tercipta melalui proses evolusi kimia dan evolusi biologi berdasarkan pada konsep biologi modern.

Asal-usul kehidupan

image thumb Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Teori Abiogenesis

Teori yang dikemukakan Aristoteles ini menyatakan bahwa makhluk hidup tercipta dari benda tak hidup yang berlangsung secara spontan (generatio spontanea). Misalnya cacing dari tanah, ikan dari lumpur, dan sebagainya. Teori ini dianut oleh banyak orang selama beberapa abad.

Aristoteles (384-322 SM), adalah seorang filsuf dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Sebenarnya dia mengetahui bahwa telur-telur ikan yang menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. Telur-telur tersebut merupakan hasil perkawinan dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur.

Menurut penganut paham abiogenesis, makhluk hidup tersebut terjadi begitu saja secara spontan. Itu sebabnya, teori abiogenesis ini disebut juga generation spontanea. Bila pengertian abiogenesis dan generation spontanea digabung, maka konsepnya menjadi: makhluk hidup yang pertama kali di bumi berasal dari benda mati / tak hidup yang terjadinya secara spontan (sebenarnya ini adalah dua teori yang berbeda, tetapi orang sudah kadung salah kaprah).

image thumb1 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1) image thumb2 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Paham abiogenesis bertahan cukup lama, yaitu semenjak zaman Yunani Kuno (ratusan tahun sebelum Masehi) hingga pertengahan abad ke-17, dimana Antonie Van Leeuwenhoek menemukan mikroskop sederhana yang dapat digunakan untuk mengamati makhluk-makhluk aneh yang amat kecil yang terdapat pada setetes air rendaman jerami. Oleh para pendukung paham abiogenesis, hasil pengamatan Antonie Van Leeuwenhoek ini seolah-olah memperkuat pendapat mereka tentang abiogenesis. Hasil pengamatan Anthoni ditulisnya dalam sebuah catatan ilmiah yang diberi judul “Living in a drop of water“. Tokoh lain pendukung teori ini adalah John Needham.

Teori Biogenesis

Teori ini bertentangan dengan teori abiogenesis, karena menganggap bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada sebelumnya. Tiga tokoh terkenal pendukung teori ini adalah Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur.

1. Francesco Redi

image thumb3 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1) image thumb4 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Redi merupakan orang pertama yang melakukan eksperimen untuk membantah teori abiogenesis. Dia melakukan percobaan dengan menggunakan bahan daging segar yang ditempatkan dalam labu dan diberi perlakuan tertentu.

  • Labu I    :  diisi daging segar dan dibiarkan terbuka
  • Labu II   :  diisi daging segar dan ditutup dengan kain kasa
  • Labu III  :  diisi daging segar dan ditutup rapat

Ketiga labu diletakkan di tempat yang sama selama beberapa hari. Hasilnya adalah sebagai berikut:

  • Labu I    :  dagingnya busuk, banyak terdapat belatung
  • Labu II   :  dagingnya busuk, terdapat sedikit belatung
  • Labu III  :  dagingnya tidak busuk, tidak terdapat belatung

Menurut Redi belatung yang terdapat pada daging berasal dari telur lalat. Labu ke III tidak terdapat belatung karena tertutup rapat sehingga lalat tidak bisa masuk. Sayangnya, meskipun tertutup rapat ternyata pada labu tersebut bisa muncul belatung. Ini disebabkan karena Redi tidak melakukan sterilisasi daging pada disain percobaannya.

2. Lazzaro Spallanzani

image thumb5 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1) image thumb6 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Spallanzani juga melakukan percobaan untuk membantah teori abiogenesis, tetapi menggunakan bahan kaldu. Disainnya sebagai berikut:

  • Labu I   : diisi kaldu lalu dipanaskan dan dibiarkan terbuka
  • Labu II  : diisi kaldu, lalu ditutup dengan gabus yang disegel dengan lilin, kemudian dipanaskan

Setelah dingin kedua labu diletakkan di tempat yang sama. Beberapa hari kemudian hasilnya sebagai berikut.

  • Labu I   : berubah busuk dan keruh, banyak mengandung mikroba (bakteri)
  • Labu II  : tetap jernih, tidak mengandung mikroba

Menurut Spallanzani mikroba yang tumbuh dan menyebabkan busuknya kaldu berasal dari mikroba yang beraada di udara. Pendukung paham abiogenesis keberatan dengan disain Spallanzani karena menurut anggapan mereka, labu yang tertutup menyebabkan gaya hidup (elan vital) dari udara tidak dapat masuk, sehingga tidak memungkinkan munculnya makhluk hidup (mikroba).

3. Louise Pasteur

image thumb7 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

image thumb8 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

image thumb9 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)image thumb10 Asal usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

Pasteur menyempurnakan percobaan Redi dan Spallanzani. Ia menggunakan kaldu dalam labu yang  disumbat dengan gabus. Selanjutnya gabus tersebut ditembus dengan pipa berbentuk leher angsa (huruf S), kemudian dipanaskan. Setelah dingin dibiarkan beberapa hari kemudian diamati. Ternyata air kaldu tetap jernih dan tidak ditemukan mikroba.

Disain pipa yang berbentuk leher angsa tersebut memungkinkan masuknya gaya hidup dari udara, tetapi ternyata tidak didapati makhluk hidup dalam kaldu. Menurut Pasteur, mikroorganisme yang tumbuh dalam kaldu berasal dari udara. Mereka tidak bisa masuk karena terhambat oleh bentuk pipa. Hal ini bisa dibuktikan bila labu dimiringkan sedemikian rupa sehingga kaldu mengalir melalui pipa dan menyentuh ujung pipa, ternyata beberapa hari kemudian menyebabkan busuknya kaldu.

Dengan demikian Pasteur telah membuktikan bahwa teori biogenesislah yang benar. Muncullah ungkapan :

“ omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo, omne vivum ex vivo”

yang artinya: makhluk hidup berasal dari telur, telur berasal dari makhluk hidup, makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.

2,386 comments to Asal-usul kehidupan : Biogenesis versus Abiogenesis (1)

  • An-Nisa Khafiya Saba

    Wew

  • Alexander Fitzgerald Wullur

    wawwwwwwwwwwww bgussss

  • Syarafina Namemaulida

    terima kasih telah memberi info yang bagus

  • Widya Anggriany

    lalu produk apa saja kah yang telah di hasilkan oleh teori biogenesis ?

  • cocok buat bahan persentase minggu depan
    thanks

  • Nanda Aditya Mayang

    yang teori biokimianya dong

  • David Napitupulu

    mantap

  • Nony Choirunisya

    thanks for your information :)

  • Ayu Dewi Rospita Yanti

    #pantasticx_beby

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Chella Capriicornth KezzyhaVhytrhyzyha Phengendthbahaghya

    kalau teori Abiogenesis modern itu sama dengan teori Biogenesis kah ??

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • Apa teori naturalistik itu sama pngertiannya / sederajat dg teori evolusi biologi ??
    .

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • L. Pasteur menduga bahwa makhluk hidup bertebaran di udara sehingga dapat masuk ke dalam kaldu. Apa maksud pemanasan pada tabung tersebut?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • siapa nama bloggernya soalnya sy akan jadikan daftar pustaka pada laporan sy, mohon bantu?

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • Andika Surya

    yg pasti kehidupan berasal dari sang pencipta,yaitu ALLAH SWT…

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • anda berani mengatakan tiory darwin benar,,, baik,, cobak anda beri gambar ataw nama hewan peralihannya misalnya bentuk peralihan IKAN ke HEWAN, (tp harus di ingat bahwa HEWAN ada yg bertelur dan ada menysui), kemudian bentuk peralihan hewan ke burung,
    dan menurut darwin manusia berasal dari satu nenek moyang yg sama dng mahluk hidup yang hidaup dlm air,kl menurut darwin ini benar,,, silahkan anda jelaskan bentuk peralihan mahluk hidup ITU ke bentuk IKAN kemudian bentuk peralihan dari IKAN ke KODOK terus bentuk peralihan KODOK ke MONYETt atw ke KERA dan yg terahir bentuk peralihan MONYET atw KERA ke MANUSIA,, perlu di garis bawahi, bentuk perlahihan yang sy minta adalah mahluk hidup yg KOMPLEK karena darwin mengatakan mahluk mengalami perubahan dalam waktu yang lama, katanya ratusan sampai ribuan tahun, dan dalam waktu yg lama ini pasti anda akan menemukan bentuk peralihannya yng banyak KOMPLEK,

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • TEORI KEHIDUPAN MENURUT KONSEP HINDU

    Kisah awal dimulai ketika sudah terciptanya alam semesta. Yang baru ada hanya alam semesta yang disebut Bhuwana Agung ( Macroscosmos ). Belum ada tumbuh – tumbuhan,binatang dan manusia. Unsur dari Alam Semesta ( Bbhuwana Agung/Macroscosmos ) adalah Pertiwi ( Tanah ), Apah ( Air ), Teja ( Sinar/ Panas ), Bayu ( Angin ) dan Akasa. Ke 5 unsur ini disebut Panca Mahabhuta. Kemudian kalau , aturan aksi reaksi kita lihat lagi secara kimia unsur Panca Mahabhuta itu adalah Mineral seperti unsur Karbon ( C ), Unsur Hidrogen ( H ), unsur O ( Oksigen ) dan unsur – unsur lain. Pada setiap unsur mineral ini ada unsur hidup atau yang memberikan hidup yang disebut Atman, dimana sudah diteliti secara ilmiah, di dalam setiap mineral partikel Tuhan, dimana partikel Tuhan ini bukan Tuhan.Di alam setiap unsur mineral atau partikel Tuhan ada unsur pemberi hidup yang disebut Atman. ATMAN inilah diri kita yang sejati. Jadi kita ini sudah ada pada saat awal penciptaan alam semesta ini. Kemudian sesuai dengan keyakinan Hindu yaitu SAMSARA dan KARMAPHALA, maka unsur mineral ini mengalami samsara/ perubahan/ evolusi sesuai dengan karmaphala, aturan sebab akibat, aturan aksi reaksi.Sesuai dengan perjalanan samsara dan karmaphala,maka unsur mineral ini terus mengalami perubahan, terus mengalami samsara sesuai dengan karmaphala. Proses ini berlangsung milyaran tahun sesuai dengan umur alam semesta. Singkat cerita, dari unsur mineral ini kemudian terbentuk protein yang terdiri dari unsur C, H dan O. Sesuai dengan teoriHarold Urey dan Stanley Miller, dikatakan awalmulakehidupan adalah PROTEIN. Ini menurut Harold Urey dan Hindu malahan lebih awal dari itu yaitu dari unsurPanca Mahabhuta ( unsurmineral ). Nah sekarang cerita sudah sampai kepada protein sebagai awal mula kehidupan menurut Hartold Urey dan Stanley Miller ( ingat pelajaran pada waktu SMP ).
    Proses terus berlangsung melalui samsara dan karmaphala. Dari unsur protein itu terus mengalami perubahan/ samsara/ evolusi melalui proses karmaphala ( Hukum Newton III menurutNewton dan Gravitasi menurut istilah Stephen Hawkings ).
    Hindu menganut dualitas. Dualitas dalam samsara/ perubahan/evolusi dalah jiwa dan fisik, artinya semua yang ada di alam semesta akan mengalami samsara/ perubahan/ berevolusi, evolusi secara jiwa dan evulusi secara fisik, artinya bagaimana perkembangan/ evolusi/ samsara di jiwa akan diperlihatkan melalui fisik, artinya antara perkembangan jiwa dan fisik itu akan berjalan selaras.
    Kemudian singkat cerita dari protein ini akan berevolusi dari makhluk tingkatan yang paling rendah menuju ke tingkatan yang lebih tinggi, dan yang mesti kita ngat adalah diri sejati kita adalah Atman, tetap ada di unsur awal mula kehidupan yaitu PROTEIN. Jadi di dalam protein, diri kita yang sejati sudah ada dan tetap ada selamanya.
    Singkat cerita, seperti kita lihat di kalender : Wong, Sato,Mina,Manuk, Taru, Buku, maka akan kita akan berevolusimilyaran tahun mulai dari kehidupan Buku, Taru,Manuk,Mina, Sato, Wong. Inilah proses evolusi kita. Artinya teori Darwin itu memang benar bahwa dikatakan manusia itu berasal dari kera. Menurut konsep Hindu, tidak dari kera saja, malahan kita sebagai manusia berevolusi dari binatang yang lebih rendah lagi yaitu Buku, binatang yang berbuku, seperti lelipan. Inilah harus kita sadari betul, tidak usah malu karena di dalam lelipan, kita tetap ada sebagai Atman. Kalau agama lain tidak mengakui Teori Darwin karena agama lain tidak meyakini adanya samsara dan karmaphala, sehingga agama lain tidak akan pernah bisa menjelaskan darimana datangnya gajah, kambing, macan, singa dan lain – lain termasuk manusia. Kalau semua binatang ini dikatakan tiba – tiba jatuh dari langit atau tiba – tiba muncul dari tanah, maka akan lucu jadinya, tetapi Hindu bisa menjelaskan hal ini, sehingga dengan demikian Hindu jangan ikut – ikutan mengatakan tidak setuju dengan Teori Darwin. Tidak terimanya Teori Darwin, Atheis, itulah adalah dari agama lain, bukan dari agama Hindu, hendaknya Hindu jangan ikut – ikutan agama lain.
    Kemudian dari proses evolusi yang berlangsung milyaran tahun itu, singkat cerita terbentuk manusia yang wujudnya masih mendekati binatang seperti dikatakan oleh Darwin seperti kera. Masuk akal menurut konsep Hindu. Manusia yang masih sangat sederhana sekali sekali sekali dimana pada waktu munculnya manusia ini, belum ada sebutan Tuhan, belum ada sebutan Sang Hyang Widhi, belum ada sebutan Brahma, Wisnu, Siwa dan sebutan – sebutan yang lain. Mengapa ?Karena pada ini belum ada bahasa, paling juga manusia ini bisa ngomong/mengeluarkan suara hroohh, hhhhrooohh, hrrrihhh.
    Waktu terus berlanjutmilyaran tahun dan singkat cerita terbentuk manusia seperti sekarang yang disebut CroMagnon. Dengan cerita singkat ini, maka mengertilah kita ( Atman ) terus mengalami evolusi/samsara milyaran tahun sejak terciptanya alam semesta melalui karmaphala ( sebab akibat, aksi reaksi ). Dan setelah kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini, sadarilah itu, bahwakita bisamenjadi manusia seperti sekarang ini, itu adalah melalaui proses milyaran tahun dan melalaui perbuatan baik yang tidak terhitung banyaknya, sehingga dengan demikian, minimal pertahankanlah perbuatan baik yang telah kita lakukan sebelumnya sebagai syarat kita bisa menjadi manusia. Sadarilah diri kita ini sebenarnya adalah Atman yang sudah ada sejak terciptanya alam semesta, Atman yang sudah ada pada mineral, Atman yang sudah ada pada Pritein dan seterusnya dan akan tetap ada seterusnya. Itulah DIRI KITA YANG SEJATI. Wujud – wujud yang kita dapatkan melalaui berbagai wujud dari sejak diciptakan alam semesta ini, itu hanya pembungkus saja, itu hanya cashing saja.
    SEKIAN

  • Nulis status itu gak perlu mikir mikir :3 yang penting slalu hadir di status akang akang ?????????????????????????????? ^_^ FREE BOT KOMEN => @http://my-tools[.]pixub[.]com ?????????????????????????????? :*Jangan takut pak saya selalu hadir kok di status kalian [http://m.facebook.com/profile.php] :* :v ? 91

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang

  • Zagy Cookers Nsx

    smpn 5 lumajang