Archaeopteryx ternyata bukan bangsa burung

Posted on
Posting ini sudah dibaca 2576 kali

Ahli biologi sering mencap fosil Archaeopteryx sebagai burung tertua di dunia. Namun dalam laporan terbaru peneliti asal Cina menyebut fosil tersebut hanya dinosaurus biasa.

Peneliti dari Linyi University, Xing Xu, bersama rekannya menganalisis fosil serupa Archaeopteryx yang dipinjam dari museum dinosaurus terbesar di dunia Shandong Tianyu. Fosil berukuran sebesar ayam yang diberi nama Xiaotingia zhengi diangkat dari lapisan berumur 155 juta tahun dari Formasi Tiaojishan di timur Cina. Tubuh fosil ini memiliki kesamaan struktur dengan Archaeopteryx, termasuk lengan panjang yang bisa dipakai untuk terbang.

Saat merekonstruksi silsilah fosil ini, Xu tak menemukan ada pertalian darah antara Xiaotingia dengan burung. Justru binatang ini berkerabat dekat dengan kelompok deinonychosaurus. Yang lebih mengejutkan, Archaeopteryx juga berasal dari kelompok deinonychosaurus seperti Velociraptor, dengan ciri berjalan dengan dua kaki, memakan daging, dan memiliki kuku yang bisa ditarik.

Ahli paleontologi dari Ohio University, Lawrence Witmer, tak terkejut dengan penemuan ini. "Semakin banyak yang meragukan status Archaeopteryx sebagai burung, mungkin binatang ini hanya dinosaurus kecil berbulu yang hidup pada Periode Jura," kata Witmer.

Jika Archaeopteryx adalah dinosaurus biasa, maka ada empat jenis binatang bertulang belakang yang bisa terbang, yaitu reptil, burung, kelelawar, dan dinosaurus. Sementara posisi sebagai nenek moyang burung paling tua diperebutkan oleh Epidexipteryx, Jeholornis, dan Sapeornis.

Hilangnya status Archaeopteryx sebagai nenek moyang burung tidak berarti menggoyang teori evolusi burung. Ahli tetap sepakat jika burung berevolusi dari dinosaurus pemakan daging. Namun Archaeopteryx tetap bisa dianggap sebagai upaya evolusi untuk menciptakan binatang dengan tubuh seperti burung.

Sumber: www.tempointeraktif.com

Gravatar Image
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru / tentor pelajaran Biologi SMA. Ia juga seorang blogger aktif yang telah banyak menulis berbagai tutorial tentang blogging, komputer, dan teknologi. Karena kesibukannya mengurusi berbagai bisnis online, ia telah beristirahat dari kegiatan mengajar. Namun karena kecintaannya terhadap pelajaran Biologi, ia masih menyempatkan diri mengelola Biologi Media Centre ini.