10 sisa organ yang tak berguna pada manusia

Posted on
Posting ini sudah dibaca 6100 kali

BMC – Manusia memiliki sisa organ hasil evolusi berupa beberapa organ yang sudah tidak bermanfaat (organ rudimenter). Pada makhluk lain organ ini masih eksis dan tetap memiliki fungsi tertentu.

Pada manusia sisa organ yang tidak berguna berikut ini diantaranya.

1. Tonsil atau amandel

tonsil

Organ ini dibentuk oleh jaringan limfe. Seperti adenoid, fungsinya juga menangkap bakteri dan menghancurkannya. Pada anak-anak yang masih rentan infeksi, bagian ini sering membesar dan disebut tonsilitis (amandel). Jika infeksi menyebar ke sekeliling rongga mulut bagian dalam bisa menyebabkan faringitis. Organ ini sudah tidak berguna lagi. Minimal tidak ada pengaruhnya sekalipun tidak ada atau diambil.

2. Kelopak mata ketiga

kelopak mata

Manusia punya kelopak mata ketiga? Iya. Bukalah mata Anda di depan cermin. Lihat di sebelah pojok dekat kelenjar air mata (lakrimal). Di situ ada sisa kelopak mata ketiga. Pada hewan bagian ini sering disebut membran niktitans yang berfungsi sebagai kacamata renang. Contoh yang jelas ada pada mata katak.

3. Rambut penutup tubuh

rambut dada

Konon, dulu seluruh tubuh manusia tertutup rambut (bukan bulu). Mulai masa kemunculan Homo erectus, rambut di seluruh tubuh mulai menyusut seiring kemampuan mengatur suhu tubuh dengan cara berkeringat. Pada hewan lain yang berambut, cara mengatur suhu tubuhnya tidak dengan cara berkeringat, melainkan dengan cara lain. Misalnya, anjing melepas panas tubuh melalui lidah. Itu sebabnya mereka selalu melet kalau lari (jangan ditiru ya!). Jadi rambut pada tubuh manusia, misalnya rambut dada, merupakan sisa evolusi yang sebenarnya sudah tidak berguna. Mungkin satu-satunya manfaat adalah: menjadi daya tarik bagi wanita!

4. Rongga sinus

rongga sinus

Tidak diketahui apa sebenarnya fungsi sinus (rongga hidung) ini. Ada yang menduga ini bagian dari rongga bola mata, atau berfungsi sebagai pengatur pithc atau nada suara kita. Nyatanya kalau pilek suara kita jadi bindeng ya? Bila bagian ini terinfeksi, sering disebut sinusitis.

5. Adenoid

adenoid

Adenoid adalah sekumpulan jaringan yang terletak di dinding posterior dari farink. Bagian ini dibentuk oleh jaringan limfatik, dan berfungsi untuk menangkap dan menghancurkan bakteri dan patogen yang masuk ke nasofarink (saluran pernafasan) bersama udara. Kalau begitu punya fungsi dong? Iya. Tapi seandainya tidak ada juga gak pa-pa.

6. Tulang ekor

tulang ekor

Tulang ekor merupakan organ sisa pada manusia yang telah rudimenter (tereduksi/mengecil). Konon salah satu penyebabnya adalah secara evolusi kemampuan berbahasa dan berkomunikasi pada manusia sangat bagus. Lho, apa hubungannya dengan ekor? Pada hewan, fungsi ekor diantaranya untuk berkomunikasi. Mengapa anjing dan kucing sering berantem? Itu karena salah paham. Jika anjing menegakkan ekor, artinya salam persahabatan. Nah, menurut kucing, ini tanda ngajak berantem. Jadinya mereka berantem beneran!

7. Erector pilli

erektor pilli

Apa pula tuh? Erector pili adalah otot penegak rambut yang berada pada bagian dasar akar rambut, tertanam di lapisan dermis kulit. Jika kedinginan atau ketakutan, secara otomatis otot ini berkontraksi sehingga rambut pada permukaan kulit berdiri. Kita menyebutnya dengan ‘merinding’. Pada hewan organ ini juga berfungsi sebagai bahasa jika mereka marah. Emosi pada hewan ditunjukkan dengan berkontraksinya otot erector pili ini sehingga rambut atau bulu mereka berdiri tegak sehingga tubuhnya tampak membesar. Ini bertujuan untuk menakuti lawan. Apakah Anda merinding kalau marah?

8. Gigi molar

gigi molar

Tahu gigi molar kan? Sering disebut geraham, gigi ini berfungsi untuk mengunyah makanan. Untuk setiap sisi rahang, ada geraham depan (pre molar) berjumlah 2 buah dan geraham belakang (molar) berjumlah 3 buah. Nah, molar ke-3 atau yang paling belakang itu, karena alasan posisi, sudah tidak ada gunanya lagi. Malah sering terjadi penumpukan sisa makanan di sana dan menyebabkan lubang. Jika ini terjadi alamat sakit gigi. Karena itu banyak dokter gigi yang menganjurkan untuk mencabut saja molar 3 ini.

9. Appendix

usus buntu

Appendix atau orang sering bilang ‘usus buntu’ merupakan bagian penting yang menghasilkan enzim selulase saat manusia dulu masih berupa makhluk pemakan tumbuhan. Paling tidak begitulah menurut Darwin. Secara evolusioner, bagian ini menyusut dan mengecil sehingga tidak berfungsi, karena manusia memakan makanan yang lebih mudah dicerna daripada tumbuhan. Pada herbivora, bagian ini masih berfungsi sampai sekarang.

10. Puting payudara pada pria

puting susu priaputing susu pria

Ini juga tidak ada fungsinya lagi. Tapi mengapa ya kok tetap ada? Bagusan mana: kanan atau kiri?

Gravatar Image
Dosso Sang Isahi adalah mantan guru / tentor pelajaran Biologi SMA. Ia juga seorang blogger aktif yang telah banyak menulis berbagai tutorial tentang blogging, komputer, dan teknologi. Karena kesibukannya mengurusi berbagai bisnis online, ia telah beristirahat dari kegiatan mengajar. Namun karena kecintaannya terhadap pelajaran Biologi, ia masih menyempatkan diri mengelola Biologi Media Centre ini.